Beasiswa Bantuan UKT SPP 2021 Fakultas Teknik Dampak Pandemi Covid-19

Dear Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Medan Area, Sebagai bentuk respon pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang saat ini sedang terjadi dari tahun 2020 hingga sampai sekarang, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (KEMDIKBUD) melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 25 Tahun 2020, mahasiswa dapat mengajukan permohonan beasiswa yang terkena pandemi Covid-19 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (KEMDIKBUD) Republik Indonesia tahun 2021.

Adapun Persyaratannya :

  1. Surat Rekomendasi dari Pimpinan Fakultas/Jurusan;
  2. Surat Pernyataan tidak menerima beasiswa/bantuan dari sumber APBN/APBD;
  3. Mahasiswa aktif pada semester 3, 5, 7 dan 9 serta terdaftar pada forlap PD-Dikti (Lampirkan Print-out Forlap PD-Dikti);
  4. Fotokopi KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) dan KHS semester terakhir dengan min. IPK 3.00
  5. Surat Keterangan tidak Mampu yang dikeluarkan oleh Kepala Desa/Lurah;
  6. Kartu Keluarga (KK);
  7. Slip Gaji/Surat Keterangan Penghasilan Orangtua/Wali;
  8. Diprioritaskan bagi mahasiswa yang belum pernah diajukan dalam usulan beasiswa LLDIKTI Wilayah I dan Beasiswa Bank Indonesia (BI)

Catatan:

 

nb :

  • Berkas yang Hardcopy yang Asli dikirimkan ke pos satpam Kampus 1 UMA
  • Deadline Rabu 22 September 2021

The Cleveland Indians’ Pitching Factory Drafts More Inventory

Remember that old baseball saying that you can never have enough pitching?

The Cleveland Indians are trying.

At the start of this season the Indians had 132 pitchers in their minor league system. So far this season the major league team has used 21 pitchers.

In the First-Year Player Draft that concluded Tuesday, Cleveland drafted 21 players (20 rounds plus one competitive balance pick), and 19 of them were pitchers.

That’s a total of 172 pitchers. That still may not be enough, but that definitely is a lot.

“That wasn’t our plan going in,” said Indians Scouting Director Scott Barnsby, who selected pitchers with all but two of the team’s 21 draft picks, “but we felt like we took advantage of the strength of this draft, which was college pitchers.”

Eighteen of the 19 pitchers drafted by Cleveland were college pitchers, starting with their No. 1 pick (No. 23 overall), Gavin Williams, a 6-6, 238-pound right-handed fireballer who averaged 14.3 strikeouts per nine innings for East Carolina University, where he introduced himself by hitting 100 mph as a freshman.

The Indians selected three University of Florida pitchers in the first 10 rounds of the draft: Tommy Mace with the competitive balance pick (between the second and third rounds), Jack Leftwich in the seventh round, and Franco Aleman in the 10th round.

“The SEC is an elite conference, one of, if not the best conference in the country,” Barnsby said. “If you look back at the history of the University of Florida program, they produce a lot of quality players, and they compete at the highest level. It just fell that way, but we’re excited to add three players from that elite program. We feel it will benefit them in the long run.”

The run on pitching by the Indians and other major league teams in the draft – the Angels used all 20 of their draft picks on pitchers – is the product of an unusual set of circumstances. In last year’s COVID-reduced season the First-Year Draft was just five rounds, and college players were granted an additional year of eligibility.

“We were trying to maximize the draft pool, and this was a unique situation,” Barnsby said. “Especially with college pitchers who were given an extra year of eligibility. Guys who would have been taken in rounds six to 20 last year went back into the draft this year.”

That deepened the depth of this year’s draft, which was already college pitching-heavy, then got further extended by the players who took advantage of their additional year of eligibility to fatten their draft profile with another solid college season.

“For college guys, track record is important,” Barnsby said. “Several of these guys were eligible (to be drafted) last year and were certainly in our mix. So we feel really comfortable with the history we have with them. With some experience under their belts, we’re hopeful there is a shorter learning curve with some of these guys.”

In the Indians’ case, two other factors entered into the equation. Having traded pitching stars such as Corey Kluber, Trevor Bauer, Carlos Carrasco and Mike Clevinger over the last few years, Cleveland’s pitching pool, particularly the starting pitching, had grown thin.

Fortunately, however, the Indians have a well-earned reputation for drafting and developing pitchers into quality major league starters. In the 2016 First-Year Draft the Indians reeled in 60% of their 2021 opening day rotation: Shane Bieber (4th round), Aaron Civale (3rd round), and Zach Plesac (10th round). After just 2 ½ minor league seasons Bieber emerged as a major league star, winning the All-Star Game MVP Award in 2019 and the Cy Young Award in 2020.

Unfortunately for the Indians, all three pitchers spent multiple weeks on the injured list in the first half of this season – Bieber and Civale are still unavailable – as Cleveland saw its entire opening day rotation wiped out by injuries or poor performance.

That sudden and calamitous development coincided, not surprisingly, with a plunge in the AL Central standings for the Indians. From June 18 through July 7 the Indians lost 14 of 18 games, while reinforcing the legitimacy of the “You can never have enough pitching” non-cliché.

So maybe it shouldn’t have been a surprise that Cleveland would sell out for pitching, pitching, and more pitching in this season’s First-Year Draft.

“We feel really strong about our player development staff, and the incredible job they do with our players,” said Barnsby after this year’s pitching roundup. “We feel we’ll get all of them signed, and every one of these players has a chance to impact our major league team sometime down the road.”

Webinar : Toyota Manufacturing System & Perkembangan Teknologi Terbaru

Program Studi Teknik IndustriFakultas TeknikUniversitas Medan Area menyelenggarakan acara webinar dengan judul “Toyota Manufacturing System & Perkembangan Teknologi Terbaru” pada hari Selasa, tanggal 16 Juni 2020 melalui aplikasi Zoom dan live streaming di chanel youtube Universitas Medan Area. Narasumber webinar ini adalah Bapak Ir. Made Dana M Tangkas, M.Si, IPU, AER yang merupakan Direktur Toyota Motor Indonesia.

Webinar ini dilaksanakan untuk umum dan diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari Universitas di seluruh Indonesia dan luar negeri, Kementrian, Kontraktor, dan Peneliti. Acara dimulai dengan kata sambutan oleh moderator Ibu Yuana Delvika, ST, MT, laporan kegiatan oleh Ka. Prodi Teknik Industri Bapak Yudi Daeng Polewangi, ST, MT, kata sambutan oleh Dekan Fakultas Teknik Ibu Dr. Grace Yuswita Harahap, MT, dan sekaligus pembukaan.

Materi pendahuluan yang disampaikan oleh Narasumber berisi tentang bagaimana kondisi bisnis, industri serta perkembangan teknologi industri 4.0 menuju New Normal. Diera pandemi Covid 19 yang terjadi di Indonesia mengakibatkan penurunan dari segala sektor ekonomi, bisnis, industri maupun pariwisata.

Materi Inti yang disampaikan berisi tentang Lean Manufacturing/Enterprise : Value, System, Leadership (Toyota Way, TPS and Leader). Materi Ini berisi tentang beberapa Model of Toyota Ways, Bussines Activity, Productivity, Work Concept yang diadaptasi dari Philosophy Toyota Manufacturing system.

Dilanjutkan pembahasan penutup tentang apa saja tantangan dan peluang industri 4.0 dimasa yang akan datang. Seperti halnya yang sedang terjadi di Indonesia pada era pandemi ini, segala sarana digital telah dilaksanakan baik untuk bisnis, industri dan proses pembelajaran dilakukan secara digital.

Acara tersebut berlangsung dengan baik hingga akhir dari seluruh rangkaian acara. Seluruh pertanyaan peserta telah dijawab narasumber dengan jelas dan mendapatkan respon sangat positif dari seluruh peserta.

Download Materi Webinar

SELAMAT KEPADA MAHASISWA TEKNIK INDUSTRI MERAIH PRESTASI DALAM AJANG 4TH I+ACEH 2019

Prestasi kembali diukir oleh mahasiswa Universitas Medan Area (UMA), kali ini mahasiswa berhasil meraih 5 medali emas dan 1 medali perak Pada Acara 4th I+ACEH 2019 International Art Creativity & Engineering Exhibition, acara dilaksanakan di Universitas Ubudiyah Indonesia pada hari Selasa & Rabu, 1 – 2 Oktober 2019.

Continue reading

Jurusan pilihan terbaik

Jurusan pilihan terbaik yang saya pilih dalam ribuan jurusan yang tersedia, dan setiap program perguruan tinggi dan universitas akan berbeda pada jurusan yang ditawarkan. Anda harus memilih jurusan yang masa depan Anda akan syukuri. Namun jangan khawatir – ini tidak sesulit kelihatannya.

Beberapa perguruan tinggi dan universitas menawarkan beberapa jurusan berbeda yang terkait atau setidaknya mirip satu sama lain. Salah satu contohnya adalah psikologi, teknik dan ilmu politik. Bahkan ada perguruan tinggi yang hanya menawarkan jurusan psikologi, yang akan memungkinkan siswa untuk mengambil jurusan di salah satu bidang penting ini setelah lulus.

Langkah pertama untuk memilih jurusan yang tepat adalah mengetahui apa yang ingin Anda lakukan dengan gelar sarjana Anda. Meskipun ada ribuan jurusan yang mungkin, hanya ada beberapa yang paling populer di kalangan siswa saat ini. Jurusan-jurusan ini umumnya akan menjadi yang Anda pikirkan saat pertama kali mulai berpikir untuk kembali ke sekolah.

Ketika melihat jurusan yang paling populer, penting untuk melihat tingkat pekerjaan lulusan baru. Masing-masing jurusan yang tercantum di atas memiliki tingkat pekerjaan yang relatif tinggi untuk lulusan. Jurusan teknik memiliki tingkat pekerjaan tertinggi dari semua jurusan yang terdaftar. Ini mungkin tidak berarti apa-apa bagi Anda saat ini, tetapi jika Anda sedang menganggur, atau berpikir untuk kembali bekerja, angka-angka ini dapat membuat perbedaan besar.

Langkah kedua untuk memilih jurusan kuliah yang tepat adalah dengan membandingkan tarif di berbagai universitas. Perguruan tinggi dan universitas yang berbeda akan menawarkan jurusan yang berbeda dengan biaya kuliah yang berbeda pula. Cari tahu berapa rata-rata biaya kuliah untuk jurusan Anda dan kemudian bandingkan dengan gaji tahunan rata-rata lulusan jurusan Anda. Anda juga dapat menggunakan gaji alumni Almamater Anda untuk membantu Anda membuat keputusan akhir. Banyak perguruan tinggi dan universitas baru-baru ini memberikan beasiswa untuk lulusan mereka, dan jika Anda belum menemukannya, sekaranglah saatnya untuk mendaftar.

Cara lain untuk cepat memutuskan jurusan yang tepat adalah dengan meninjau keterampilan dan bakat Anda. Tanyakan pada diri Anda apa yang Anda lakukan dengan baik di jurusan Anda sebelumnya dan mana yang perlu Anda kerjakan. Jika Anda memiliki beberapa keterampilan yang Anda yakini dapat dipasarkan, Anda mungkin ingin fokus pada jurusan tersebut dalam program gelar Sarjana Anda, terlepas dari apakah Anda berencana untuk mengambil jurusan itu nanti atau tidak. Misalnya, jika Anda memiliki bakat di bidang sains, Anda mungkin ingin mengambil jurusan teknik kimia, meskipun sejumlah jurusan bisnis membutuhkan sains.

Terakhir, pertimbangkan rasio lulusan dengan pekerja di jurusan perguruan tinggi pilihan Anda. Jurusan perguruan tinggi yang memiliki rasio pekerja terhadap lulusan yang tinggi bukanlah jurusan yang baik. Lulusan umumnya akan memiliki lebih banyak peluang daripada pekerja, jadi penting untuk menemukan satu dengan rasio yang lebih rendah. Juga, sekolah dengan tingkat kelulusan yang rendah mungkin menghitung terlalu banyak siswa sebagai lulusan, padahal mereka sebenarnya hanya memiliki beberapa siswa di jurusan yang diperhitungkan.

Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan gambaran tentang pilihan utama Anda tanpa menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk meneliti adalah dengan mengikuti kuis penerimaan sekolah pascasarjana online. Kuis ini memungkinkan Anda untuk membandingkan skor Anda dengan lulusan lain di bidang utama yang sama. Ini memungkinkan Anda untuk melihat jurusan dan anak di bawah umur yang menawarkan stabilitas pekerjaan paling banyak, dan mana yang harus Anda hindari. Memilih jurusan dan anak di bawah umur yang tepat adalah keputusan penting, yang harus dibuat sejak awal dalam proses pemilihan jurusan perguruan tinggi Anda.

Terobosan dalam Sains

Terobosan dalam Sains oleh Albert Einstein Fisikawan Jerman yang terkenal dan Peraih Nobel membuat beberapa kontribusi yang sangat besar bagi dunia Sains. Teorinya yang paling terkenal, dirumuskan dalam relativitas, masih terjerat dalam kosakata populer kita saat ini sebagai ‘relativitas’. Berikut adalah beberapa hal yang mungkin tidak Anda ketahui tentang Albert Einstein.

Kontribusi Einstein yang paling mendalam untuk pemahaman kita tentang cahaya dan materi berasal dari konversinya dari fisika Klasik ke Relativitas Umum. Dia mulai dengan asumsi bahwa cahaya bergerak lebih cepat daripada kecepatan cahaya dalam ruang hampa. Dengan kualifikasi baru ini, Einstein mulai menyarankan bahwa mungkin cahaya adalah partikel daripada gelombang yang tidak lengkap.

Einstein melanjutkan dengan mengatakan bahwa tidak ada eksperimen yang dapat mengukur kecepatan cahaya, yang berarti bahwa tidak mungkin melakukan perjalanan lebih cepat dari kecepatan cahaya dalam ruang hampa. Hal ini menyebabkan reaksi berantai dari ide-ide, masing-masing menantang yang lain. Pertama, Einstein mengusulkan bahwa cahaya adalah konstituen materi, seperti gas atau plasma. Selanjutnya, ia mendalilkan bahwa energi itu sendiri adalah partikel dan terdiri dari gelombang elektromagnetik.

Einstein kemudian melanjutkan dengan menyatakan bahwa waktu adalah sejenis dimensi, seperti halnya cahaya. Lebih lanjut ia menyatakan bahwa kita hanya mempersepsikan waktu sebagai rangkaian interval waktu tertentu, yaitu denyut per detik. Mengikuti di belakang adalah pernyataannya bahwa gravitasi juga merupakan jenis dimensi, seperti halnya cahaya. Jadi, dengan mempertimbangkan semua ide ini, Einstein sampai pada kesimpulan bahwa waktu dan ruang adalah tiga dimensi terpisah, masing-masing berbeda namun terhubung melalui aksi ‘partikel virtual’ dalam ruang-waktu.

Teori-teori ini revolusioner, meskipun pada awalnya tidak diterima oleh komunitas ilmiah lainnya. Beberapa orang cenderung untuk mengabaikan teori Einstein sebagai ‘tidak masuk akal’, tetapi sejak itu telah sepenuhnya dianut oleh hampir setiap ilmuwan di lapangan. Selain itu, banyak fisikawan sekarang menggunakan teori relativitas Einstein untuk menggambarkan bagaimana benda biasa bergerak di ruang angkasa. Jadi, jam dan satelit tetap bergerak, bahkan saat kita tidak melihat.

Einstein menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk mencoba memahami bagaimana sains dan realitas bekerja. Bagian dari ini bekerja pada teori medan terpadu yang akan menyatukan semua teori fisik menjadi satu. Namun, setelah kematiannya, orang lain segera percaya bahwa ‘kesadaran akan Tuhan’ Einstein telah mampu memanfaatkan sesuatu di luar hukum alam. Akibatnya, ini menyebabkan kontroversi seputar jenazahnya, dan dugaan hubungan mereka dengan Tuhan. Setelah perselisihan panjang dan pahit tentang masalah ini, jenazah dikembalikan ke Jerman, di mana mereka terbaring terbungkus dalam kotak kaca.

Kehidupan dan karya Einstein benar-benar luar biasa, dan dia tetap, sebagian besar, jenius paling penting sepanjang masa. Sampai hari ini, pengaruhnya sangat luas dan digunakan dalam pendidikan anak-anak sekolah, serta di militer. Teorinya membantu mengubah budaya Barat, dan memiliki dampak besar pada banyak bidang lainnya. Kekhawatiran besar dengan kehidupan Einstein, bagaimanapun, adalah bahwa ia mungkin telah mencegah pikiran besar lainnya mengejar impian mereka untuk hari esok yang lebih baik. Sebagaimana adanya, hari ini kita tahu bahwa seandainya Einstein tidak hidup, banyak hal yang kita anggap remeh hari ini mungkin akan sangat berbeda.

Kesimpulannya, mungkin penghargaan paling abadi untuk Einstein, dan yang berlaku untuk kita semua, adalah bahwa kita harus selalu berpikiran terbuka dan bersedia mendengarkan ide-ide yang berbeda dari ide-ide yang dipegang oleh mereka yang hanya “hype. ” Jika seseorang memberi tahu Anda bahwa sesuatu itu benar karena terjadi begitu cepat dan dramatis, kemungkinan besar itu palsu. Sangat mudah untuk terjebak dalam apa yang orang lain katakan kepada Anda, dan menjadi buta terhadap apa yang benar-benar benar. Jangan pernah cepat menilai, dan jika Anda melakukannya, ingatlah bahwa terkadang orang buta lebih mampu daripada orang yang melihat.

Model Terkemuka untuk Pengembangan Teknologi

Model Terkemuka untuk Pengembangan Teknologi pada Perubahan teknologi atau evolusi teknologi adalah proses umum dari inovasi, pengembangan, dan difusi teknologi baru atau lebih dikenal dengan teknik. Ini sering disebut ‘budaya inovasi’ atau ‘masyarakat digital’. Di dunia kontemporer sebagian besar industri menggabungkan beberapa bentuk teknologi dalam satu atau lain bentuk. Banyak industri seperti konstruksi, transportasi, dan energi sangat bergantung pada teknologi selama lebih dari setengah abad. Ledakan pasar teknologi informasi (TI) juga telah menciptakan banyak kesempatan kerja di semua sektor ekonomi.

Teknologi mengubah hampir setiap bidang aktivitas manusia. Ini telah mempengaruhi hampir setiap aspek bisnis, mulai dari pemasaran hingga manufaktur hingga komunikasi. Dampak kemajuan teknologi telah menjadi lebih luas yang sedang dibahas baik di tingkat pemerintah dan bisnis. Para ekonom telah mengeksplorasi dampak kemajuan teknologi terhadap pertumbuhan ekonomi dan pengangguran di negara maju dan berkembang selama beberapa dekade.

Ada dua aliran pemikiran yang berlawanan dalam ekonomi yang menjelaskan bagaimana perkembangan teknologi mempengaruhi perekonomian. Aliran pemikiran pertama disebut pandangan difusi teknologi, yang berpendapat bahwa perusahaan tidak termotivasi untuk berinovasi dan mempromosikan teknologi baru karena mereka takut pengembangan teknologi merugikan mereka dalam hal reputasi, alokasi teknologi, dan pangsa pasar mereka. Perusahaan semacam itu bergantung pada pangsa pasar untuk kelangsungan hidup dan kemakmuran mereka. Aliran pemikiran kedua disebut pandangan difusi inovasi, yang mengaitkan penciptaan teknologi baru dengan sikap positif dan PR yang baik yang hanya dapat dimanfaatkan oleh perusahaan, jika mereka mengadopsi teknologi baru ini.

Inovasi dapat mengambil banyak bentuk. Ini bisa berupa budaya, teknologi, atau ilmiah. Ini bisa menjadi produk dari proses atau teknik baru yang revolusioner. Seringkali melibatkan inovasi baru dalam organisasi seperti bisnis, instansi pemerintah dan rumah sakit. Namun, salah satu bentuk inovasi teknologi yang paling umum adalah transfer teknologi.

Untuk memahami bagaimana teknologi dapat mempengaruhi perekonomian, perlu dipahami beberapa prinsip dasar teori ekonomi. Kelangkaan sumber daya alam dan persaingan antar negara adalah salah satu kekuatan utama yang mendorong adopsi teknologi dari teknologi baru. Ini disebut sebagai efek keunggulan kompetitif.

Salah satu tantangan utama yang dihadapi bisnis saat ini adalah bagaimana mempertahankan dan menumbuhkan keunggulan kompetitif mereka. Salah satu cara untuk melakukan ini adalah dengan memanfaatkan tujuan pembelajaran yang terkait dengan teknologi. Misalnya, perusahaan perlu meluangkan waktu untuk mengembangkan dan menerapkan tujuan pembelajaran sehingga mereka dapat mengembangkan teknologi yang relevan dengan bidang kegiatan mereka. Tujuan pembelajaran dapat berupa tinjauan terstruktur terhadap teknologi yang membantu menentukan nilai inovasi baru. Tujuan pembelajaran tersebut kemudian harus dilaksanakan melalui serangkaian eksperimen dan observasi.

Cara lain agar perusahaan dapat memanfaatkan tujuan pembelajaran adalah dengan menggunakan teknologi untuk memanfaatkan keahlian yang ada. Dengan demikian, perusahaan akan dapat mengembangkan teknologi baru dengan memanfaatkan keahlian. Penting bagi perusahaan untuk memiliki pemahaman yang baik tentang apa yang diperlukan untuk menghadirkan teknologi baru. Selain itu, perusahaan harus memanfaatkan pengetahuan dari berbagai disiplin ilmu untuk sampai pada solusi terbaik. Selain memanfaatkan pengetahuan yang ada, penting juga bagi perusahaan untuk mempertimbangkan pemanfaatan teknologi baru yang masih dalam tahap pengembangan yang belum matang.

China adalah negara yang penting dalam hal inovasi. Misalnya, banyak perusahaan milik negara di China telah mengadopsi model inovasi China. Secara khusus, sejumlah perusahaan teknologi tinggi yang berlokasi di jantung teknologi China seperti China Daily, CCTV Media, Huami Technology, Shuanxi Software, dan lainnya telah menggunakan teknologi baru yang memanfaatkan sumber daya lokal dan regional. Dalam melakukannya, perusahaan-perusahaan ini telah memanfaatkan pasokan besar tenaga kerja murah China. Dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di BUMN, mereka telah mengembangkan produk yang mampu menyediakan layanan dan barang yang diinginkan pengguna.